Laman

Kamis, 09 Juli 2015

Tinggal Menerima Saja Sulit

tahukah kamu

di sela hening doa dalam hati

dan sujud syukur

ada yang lebih sulit daripada menerima kegagalan

yaitu menerima apa adanya

yang telah nyata disodorkan di depan mata

dan berhenti mengharap yang lebih sempurna

Sabtu, 04 Juli 2015

#TerusBergegas GagasMedia

Yuhuuuu! Penerbit novel-novel populer kesayanganku berulang tahun yang ke-12! Selamat ulang tahun GagasMedia! Terima kasih telah menemaniku dengan buku-buku bagus selama ini.

Nah, karena GagasMedia adalah penerbit buku yang baik hati, tahun ini di ulang tahunnya yang ke-12, ia mengadakan event Kado Untuk Blogger lagi seperti tahun lalu. Berhubung event 11 Tanpa Batas tahun lalu aku belum beruntung, nah, aku mau mencoba lagi tahun ini. Kali ini GagasMedia mengusung tema #TerusBergegas. Ya, kudoakan GagasMedia bisa terus bergegas memenuhi hasrat kami akan kebutuhan buku bagus.




Yak, ini dia jawaban untuk kedua belas pertanyaan tersebut.

1. Sebutkan 12 judul buku yang paling berkesan setelah kamu membacanya.
a.       Totto-Chan – Tetsuko Kuroyanagi
b.       Laskar Pelangi – Andrea Hirata
c.       Harry Potter dan Orde Phoenix – J.K. Rowling
d.       Bumi Manusia – Pramoedya Ananta Toer
e.       Anak Semua Bangsa – Pramoedya Ananta Toer
f.        London : Angel – Windry Ramadhina
g.       Bangkok : The Journal – Moemoe Rizal
h.       Edensor – Andrea Hirata
i.        Notasi – Morra Quatro
j.        Ayah – Andrea Hirata
k.       Supernova: Partikel – Dee
l.        Sabtu Bersama Bapak – Adhitya Mulya

2. Buku apa yang pernah membuatmu menangis, kenapa?
Banyak sekali buku yang pernah membuatku menangis. Di antaranya adalah sebagai berikut.
a. Laskar Pelangi – Andrea Hirata
Semua orang juga tahu buku ini benar-benar menakjubkan. Kalau tidak mana mungkin bisa diterjemahkan ke dalam lebih dari 30 bahasa asing? Kisah perjuangan kesepuluh anak-anak Belitong demi mendapatkan pendidikan selalu membuatku menangis meski kubaca berulang-ulang. Apalagi pada bagian Lintang yang harus berhenti sekolah akibat ayahnya meninggal, sehingga ia harus menghidupi adik-adiknya. Buku ini mengajarkan padaku arti mensyukuri hidup, karena di luar sana masih banyak orang yang belum seberuntung kita.
b. Ayah – Andrea Hirata
Karena novel ini membuatku ingin segera dipertemukan dengan laki-laki macam Sabari!
c. Sabtu Bersama Bapak – Adhitya Mulya
Novel ini menceritakan dua anak laki-laki yang masih diberi petuah oleh bapaknya setiap hari Sabtu meskipun bapaknya telah tiada. Novel ini sukses membuatku menangis, sekaligus tertawa. Petuah-petuah yang diberikan oleh Bapak selalu pas dan nge-jleb di hati, apalagi masalah cari jodoh..
d. Harry Potter dan Pangeran Berdarah Campuran – J.K. Rowling
Pada adegan Profesor Dumbledore terjatuh dari Menara Astronomi dan tewas, aku yakin semua orang yang membacanya menitikkan air mata. Kita semua kehilangan Kepala Sekolah yang menakjubkan.

3. Apa quote dari buku yang kamu ingat dan menginspirasi?
“Menulis adalah sebuah keberanian.” – Pramoedya Ananta Toer
Quote tersebut memberiku semangat untuk terus berani mengutarakan pikiran ke dalam sebuah tulisan agar nama kita tak hilang ditelan zaman.

4. Siapakah tokoh di dalam buku yang ingin kamu pacari? Hayo, berikan alasan kenapa kamu cocok jadi pasangannya. Hehehe.
Jun dalam novel Interlude-nya Windry Ramadhina!! Duh.. Dia terlalu sempurna! Dia menarik bukan karena profesinya yang mapan, namun di kesehariannya dia bisa membagi waktu untuk hobinya. Apalagi dia pakai kacamata!
Kenapa aku cocok jadi pasangannya? Ah, dia terlalu sempurna. Aku yang cuma setitik debu ini sepertinya nggak cocok sama dia. Tapi aku akan mencoba menjadi gadis yang baik buat dia. Nggak seperti Gitta yang.. ah sudahlah..

5. Ceritakan ending novel yang berkesan dan tak akan kamu lupakan!
Novel London : Angel karya Windry Ramadhina, cerita di akhiri dengan patahnya hati Gilang karena gagal mendapatkan Ning. Kukira cerita bakal berhenti di situ dengan Gilang mengikhlaskan Ning, eh rupanya Gilang malah bertemu (lagi) dengan Ayu. Nggak terduga! Membuatku sadar bahwa jodoh emang nggak kemana. Bisa aja yang kita inginkan dan kita kejar susah payah bukanlah yang terbaik untuk kita.

6. Buku pertama GagasMedia yang kamu baca, dan kenapa kamu memilih itu?
Manusia Setengah Salmon-nya Raditya Dika. Waktu itu, baru awal-awal suka membaca buku sih, dan ketemu dengan novel kocak ini. Memilih buku itu karena saat itu Raditya Dika sedang beken, sampai sekarang juga sih.

7. Dari sekian banyak buku yang kamu punya, apa judul yang menurutmu menarik, kenapa?
The Hunger Games karya Suzanne Collins. Awalnya aku berpikir, buku tentang permainan kelaparan? Setelah aku membaca, memang ceritanya tentang ‘permainan kelaparan’ tapi dengan latar belakang yang sangat kuat dan kelam mengenai kediktatoran pemimpin Panem.

8. Sekarang, lihat rak bukumu... cover buku apa yang kamu suka, kenapa?
Novelnya Windry Ramadhina yang Walking After You. Desain covernya simpel, tapi bikin pengen ngeraba terus, apalagi kue macaron sama kopinya. Uh! Menggambarkan isi bukunya banget.

9. Tema cerita apa yang kamu sukai, kenapa?
Tema cerita yang paling kusuka yaitu tentang budaya. Karena jika dikemas dalam suatu cerita, budaya suatu daerah akan sangat menarik karena bersinggungan dengan perkataan, latar belakang, dan kebiasan si tokoh novel.

10. Siapa penulis yang ingin kamu temui, kalau sudah bertemu, kamu mau apa?
Yang pertama, J.K Rowling. Kalau bertemu mau memeluk beliau dan mengucapkan terima kasih telah menghiasi masa kecilku dengan menghadirkan Harry Potter.
Yang kedua, Kak Kireina Enno. Tentu mau meluk juga! Terus mau minta diajarin fotografi sambil travelling ke sudut-sudut Indonesia. Nggak lupa, mau ngucapin terima kasih untuk bimbingan selama berada di #TimPatahHati hingga saat ini.
Yang ketiga, Windry Ramadhina. Mau minta diajarin menggambar dan belajar menulis yang bagus juga.
Nggak lupa, aku pasti akan minta foto dan tanda-tangan di bukuku sama mereka.

11. Lebih suka baca e-book (buku digital) atau buku cetak (kertas), kenapa?
Lebih suka baca buku cetak (kertas) karena aku nggak kuat lama-lama menatap layar monitor, nggak mau kena gangguan penglihatan juga. Lebih lagi, buku cetak lebih gampang dibaca karena nggak pakai baterai dan internet. Meskipun kadang berat jika bawa banyak, tapi nggak masalah, membaca buku cetak di tempat umum lebih kelihatan asyik daripada pegang gadget. Lebihnya lagi, karena kalau punya koleksi buku-buku di rak itu menyenangkan. Sesuatu banget!

12. Sebutkan 12 kata untuk GagasMedia menurutmu!

Penerbit novel populer yang penuh kejutan, romantis, manis, dan selalu dinantikan pembaca.

Nah, itu dia jawabanku untuk event Kado Untuk Bloger #Terus Bergegas kali ini. Semoga aku beruntung! :)

Sekali lagi selamat ulang tahun GagasMedia! Semoga panjang umur!